NICE HOME WORK #2 CHECKLIST INDIKATOR PROFESIONALISME
"Menjadi Kebanggaan Keluarga" adalah indikator utama keberhasilan seorang ibu profesional yang diajarkan dalam komunitas tercinta ini. Untuk mencapainya, saya harus melakukan evaluasi dan merumuskan misi serta langkah strategis berdasarkan pertanyaan yang saya ajukan kepada suami dan anak saya. Berikut adalah hasil wawancara yang saya lakukan kepada mereka.
- Anak (Anak ke-1, Rafifa, 4y 10m, TK A)
Anak saya bahagia kalau saya bisa sering mengajaknya bermain, belajar, menggambar, membacakan buku cerita, membuat kerajinan, mengantar jemput dia sekolah, selalu ada di rumah terutama saat dia pulang sekolah, ingin saya bekerja di rumah saja, sering masak, dan ajak dia jalan-jalan.
- Suami
Suami bahagia karena saya sudah memilih menjadi full-time mother. Namun menurutnya, saya perlu lebih baik lagi memenej emosi karena saya cenderung moody, lebih sering senyum, perbaiki manajemen waktunya agar rumah selalu bersih dan rapi meski banyak kesibukan, dan tidak mendramatisir masalah. Untuk urusan memasak, utamakan makanan anak-anak, suami mah asal ada sambel. :-)
- Saya bahagia jika melihat anak dan suami bahagia. Saya bahagia jika saya dapat melakukan tugas sebagai istri dan ibu dengan baik. Saya bahagia ketika saya bisa berbagi dan bermanfaat bagi keluarga dan orang sekitar saya, baik berupa tenaga, pikiran, ilmu, harta benda, fasilitas dan waktu yang saya miliki. Saya bahagia jika bisa menjadi sebaik-baik manusia, yaitu yang bermanfaat, yang mempelajari Al Quran dan mengajarkannya.
Evaluasi hasil wawancaranya adalah sebagai berikut:
Sejak usia anak pertama saya belum genap 1 tahun saya sudah menjadi full-time mother. Saya resign sebagai guru Bahasa Inggris dari beberapa lembaga pendidikan. Sejak kepindahan kami ke Depok (hampir 3 tahun ini) saya memulai karir rumahan saya: berniaga online, mengajar Les Bhs Inggris, mengajar IQRA, dan membina ibu-ibu binaan Yayasan Tunas Ilmu. Jadi alhamdulillah saya selalu berada di rumah dan bisa menyambut kedatangan anak dan suami. Namun untuk kegiatan memasak, bermain, dan yang lainnya, saya rasa belum maksimal. Saya masih kesulitan memenej waktu sehingga rasanya masih keteteran melakukan semua harapan mereka. Saya juga masih belum cerdas memenej gadget. Cukup sering saya diprotes anak karena pegang HP terus. Selain itu, iya saya juga masih moody dan terkadang mendramatisir masalah kecil.
Sekarang saya lanjutkan dengan paparan Checklist yang akan saya upayakan.
- Sebagai Individu
* Mendisiplinkan diri melakukan amalan ibadah harian saya (shalat tepat waktu, dzikir pagi petang, sedekah, tilawah 1 juz, Qiyamullail, Shalat Dhuha, memperbanyak istighfar)--90 hari.
* Mengikuti time schedule harian pribadi yang lebih detail--90 hari.
* Membaca 1 buku/pekan: buku parenting, buku kegiatan dengan anak, shiroh, English for Young Learners (EYL).--90 hari.
* Melakukan waktu belajar setiap malam jam 21-22: EYL (Senin & Rabu), Parenting (Selasa & Menulis (Jum'at).
* On time dalam Me time dengan kelas tahsin dan halaqoh masing-masing 1x/pekan @2jam--30 hari.
* Menebar salam dan bersalaman dengan orang-orang yang ditemui di sekolah anak, min 5 orang per hari--90 hari.
* Membuat socmed time jam 8-10 wib dan jam 20-21 wib setiap hari kerja dan GFOS. Hanya memposting hal bermanfaat, menyapa keluarga dan sahabat, berjualan, dan blogging-90 hari.
* Menyapa orang tua setiap hari--90 hari.
* Melanjutkan program jariyah dengan baik: membina kelas Islamic Parenting ibu-ibu binaan Yayasan Tunas Ilmu (YTI) 2x/bln, Les bahasa inggris murah bagi anak & remaja sekitar rumah 4x/bln, mengajar IQRO 4x/bln, infaq Jum'at ke masjid, sedekah barang layak pakai 1x/bulan.--90 hari
* Menulis buku cerita anak dan remaja, 2 cerita/pekan--90 hari.
* Aktif belajar dengan sharing dan diskusi dengan para ahli di komunitas parenting dan komunitas menulis dan menuliskannya di blog pribadi --30 hari.
* Menyapa dan berbagi pengalaman serta ilmu yang bermanfaat khususnya tentang parenting dan budaya membaca kepada para sahabat lama melalui media sosial min 3x/pekan --90 hari. - Sebagai Istri
* Menempelkan hadist Nabi tentang manfaat tersenyum agar selalu termotivasi untuk selalu menebar senyum dan menghindari cemberut. Melakukan gerakan senyum pagi, siang, sore dan malam kepada suami saat bangun pagi, melepas dia pergi ngantor, video call siang dan sore, dan ketika menyambut suami pulang ngantor --90 hari.
* Menempelkan hadis tentang larangan marah dan beristighfar 100x tiap kali emosi melanda --90 hari.
* Bangun lebih pagi (02.30) agar rumah sudah bersih rapi dan makanan sudah siap jam 6.30 pagi --90 hari.
* Mengatur jadwal dan berbagi pekerjaan rumah tangga dengan suami. Suami urusan keuangan, memaketkan barang, kebersihan dan berbelanja. Saya memasak (max 2x/hari), mencuci (Senin, Rabu, Jumat), menyetrika (Selasa, Sabtu), berjualan online (max 2 jam/hari) --90 hari
* Menyiapkan makanan dan kebutuhan suami dan anak-anak sebelum pergi mengaji/rapat/kegiatan luar rumah lainnya --90 hari.
* Mentransfer ilmu tahsin dan saling setoran hafalan dengan suami setiap malam sebelum tidur (jam 21.30) --90 hari.
* Mengajak suami qiyamullail min 4x/pekan --90 hari.
* Bersama-sama berpuasa sunnah min 4x/bln --90 hari.
* Memfasilitasi suami menikmati His Time nya untuk sekedar futsal/menonton pertandingan bola tim favoritnya/menonton berita bola 1x/pekan (menyediakan cemilan dan mengkondisikan anak-anak bermain bersama saya) --30 hari.
* Memasak min 1x setiap hari dan menyiapkan bekal makanan sehat setiap hari kerja --90 hari.
* Melakukan evaluasi pekanan dari suami atas kinerja saya di rumah (setiap malam Ahad) --30 hari. - Sebagai Ibu
* Melatih kemampuan storytelling dengan membacakan dan/memperagakan cerita kepada anak-anak setiap hari menjelang mereka tidur siang dan tidur malam --90 hari.
* Melakukan jadwal bermain bersama anak min 1 jam/hari --90 hari.
Untuk bisa bermain bersama si Sulung (4y10m), saya perlu bantuan orang lain untuk memegang sementara adiknya yang masih berusia 13 bulan. Karena seringkali si kakak cemburu dan merasa tidak diperhatikan kalau kami terlalu fokus ngikutin adiknya yang memang sedang asyik-asyiknya berjalan kesana-kemari. Jadi jam bermain spesial saya dengan si sulung ini adalah ketika suami sudah berada di rumah atau saat adiknya sudah tidur, yaitu sekitar pkl 19.30-20.30 wib.
Adapun kegiatan bermain yang bisa kami lakukan: mewarnai, bermain peran, masak-masakan, lego, playdough, main musik, menari, bernyanyi, dan mengarang lagu.
* Mendampingi anak belajar 1 jam/hari --30 hari.
IQRO --> setiap hari setelah sholat subuh dan sholat maghrib 15 menit.
Buku aktifitas TK/Flashcards --> setiap sore atau malam setelah isya 15 menit.
Bahasa Inggris --> Kamis sore 20 menit.
Menonton video/vcd anak --> akhir pekan max 2 jam
Crafting/membuat kerajinan tangan dari barang bekas --> Sabtu/Ahad
* Menyiapkan daftar menu sehat anak per pekan sehingga tak ada lagi menu seadanya --90 hari.
* Memenej gadget dengan baik, patuh pada jadwal Gadget Time, dan meminta izin untuk membalas pesan yang urgen ketika sedang bersama anak --90 hari.
* Beristighfar 100x setiap kali merasa kesal terhadap perilaku anak dan mencari 1000 alasan untuk tidak marah kepada anak --30 hari.
* Bertanya tentang kegiatan hariannya di sekolah dan mengajarinya bersyukur atas apa yang dijalaninya hari itu --90 hari.
* Memfasilitasi anak untuk menyapa keluarga dan teman via HP setiap hari Sabtu/Ahad untuk mengajarkannya bersilaturahim --30 hari.
* Mengajak anak membuat makanan favoritnya/menu camilan baru setiap Sabtu/Ahad --90 hari.
* Mengkondisikan Anak untuk berkegiatan madiri atau menjaga adiknya saat saya harus memberi les privat di rumah dan tak ada orang lain yang bisa mengajak main mereka. Dengan memberinya tugas mewarnai atau menonton film kartun edukasi di ruangan terpisah --30 hari.
* Mengajaknya berenang atau jalan-jalan ke rumah kerabat/teman/tempat rekreasi 1x/2bln.
* Mematangkan potensi menulis buku cerita dan artikel, usaha les rumahan dan online shop agar bisa mapan menjadi ibu produktif yang profesional dengan cara mematangkan konsep dan mematuhi jadwal jam kerja dengan optimal (pkl 08-10 wib, 16-17.30 wib, dan 20-22 wib) -- 90 hari.
Demikianlah paparan mengenai Checklist misi yang akan saya lakukan dalam rangka menempuh perjalanan menjadi Ibu Profesional. Semoga Allah swt memudahkan setiap langkah saya. Aamiin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar