Tampilkan postingan dengan label #hari9. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label #hari9. Tampilkan semua postingan

Senin, 01 Mei 2017

T10 D9 Fitri Purbasari Depok

Kuliah Bunda Sayang IIP Level 4
Gaya Belajar Anak

Eksplorasi, Selalu Menyenangkan

Pagi tadi kami masih berada di hotel. Kami berenang. Anak-anak sungguh senang. Kakak pemanasan dulu sendiri sebelum turun ke kolam. Kami sngaja tidak bawa pelampung, agar Kakak lebih berani belajar berenang. Dan alhamdulillah sukses! Saya memeganginya belajar mengambang dan  belajar gaya batu alias nyelem. Hehee.. dia  sangat senang!

Hari pulang liburan dari Bogor naik KRL. Perjalanan sering kali menyenangkan. Anak-anak antusias melihat banyak hal sepanjang jalan. Banyak pertanyaan terlontar dari mereka. Saya pun melemparkan pertanyaan tentang arti gambar notice yang ada di KRL kepada Kakak Rafifa (5y4m), yaitu tempat duduk prioritas dan motice larangan yang ada d pintu kereta.

Setelah sampai Depok, kami mampir ke ITC Depok untuk membeli sepeda sebagai reward Kakak bulan ini (penukaran 100 bintang aktivitas pribadi mandiri). Reward sepeda muncul karena pekan depan akan ada lomba menghias sepeda di sekolahny. Kakak diminta memilih sepeda yang ada, lalu membuat kesepakatan tanggung jawabnya. Kakak harus selalu bersikap baik dan merawat sepedanya. Deal!

Tiba di rumah, langsung sepedanya dieksekusi. Dedek Fatimah (20m) juga bersepedadengan sepeda tetangga.
Lalu hujan turun, kami pun beringsut masuk rumah dan mandi. StelH mandi, mereka tidur dan bangun bada maghrib. Kami langsung makan bersama. Setelah itu, Kakak mainin sepeda lagi. Dedek tak mau ketinggalan. Kakak belajar berbagi dan mengalah pada adik.
Alhamdulillah. Eksplorasi hari ini sangat bermakna. Dan sekarang menjelang tidur malam, Kakak mengeluh pegal-pegal. Hehee..


Selasa, 07 Maret 2017

T10_Level2_Fitri Purbasari_Depok_Day#9

Tantangan 10 Hari Melatih Kemandirian
Kuliah Bunda Sayang IIP Level #2

ADEK, KAKAK, WOW!

Mulai dari cerita Kakak Rafifa (5 th) dulu aah... Hari Selasa ini, Kakak bikin sarapan sendiri loh, yaitu roti meses. Kakak juga bikin roti sekalian untuk bekal ke sekolah. Semoga semangatnya terus terpelihara ya, Kak. 😋


Pekan ini adalah pekan skill kedua bagi kakak, setelah fokus pada "Aku Senang Mandi Sore". Dalam melatih Kakak menyiapkan makannya sendiri, saya disarankan oleh suami agar bertahap, misal satu kali dulu sehari pas sarapan. It's good idea! Ide inipun mengingatkan saya juga agar tak sekedar fokus pada prakteknya tok, tapi menyertainya dengan memberikan motivasi baik secara langsung maupun tidak mengenai kenapa Kakak harus bisa menyiapkan makan sendiri. Strategi storytelling dari buku atau based on pengalaman dari sumber sekitar sangat ampuh bagi Kakak. Secermat mungkin saya harus bisa mengkaitkan peristiwa yang muncul di lingkungan agar dia mandiri dalam skill yang sedang dilatihkan maupun yang sudah. Ini akan menjadi motivasi sekaligus penguatan.

Sekarang tentang Dedek Fatimah (1,5 th). Wow! Dia sedang asyik dengan kakinya. Dia pengen tahu gimana kalau kakinya menginjak makanan di piring. hihihiii. Sayang saya gak bisa ambil fotonya karena harus riweuh mengatasinya. hehe.. Ya begitulah, ada saja tingkah anak ini yang sekilas tentu bisa menaikan tensi, tapi kalau dilihat dengan mata hati dan akal sehat ini adalah hal yang amazing. Dia hanya ingin tahu segala sesuatu. That's so natural! Kita yang harus mengakomodir dan mengarahkan rasa ingin tahunya itu dengan baik dan benar. Semoga Allah senantiasa membimbing saya agar sabar, ikhlas dan waras. 😂

Salam Ibu Profesional!

Rabu, 08 Februari 2017

Komprod T10 Day#9 FITRI PURBASARI Depok/Jabar

Level 1: Tantangan 10 Hari Berkomunikasi Produktif
Kuliah Bunda Sayang IIP

Komunikasi Produktif Dengan Batitaku

Selama ini saya fokuskan menerapkan materi komprod kepada suami dan anak sulungku (5th). Saya baru sadar beberapa hari ini ketika memperhatikan batitaku (1,5 th) yang sudah mulai banyak tingkah 😁. Ternyata kompro akan sangat bermanfaat jika mulai kuterapkan pada si bungsu sejak dini. hemh..tapi dia kan belum bisa diajak diskusi? deeeng!! saya bingung caranya. hahaha.. mulailah sy brainstorming dengan rekan-rekan di grup IIP. Yes, banyak pencerahan. 

Yaa..mungkin si dedek (1,5 th) belum mengerti banyak perkataanku, tapi dia tak akan salah meniru. Itu quote yang sangat aku suka akhir-akhir ini 😊. Baiklah..saya mencontohkan banyak kebiasaan baik padanya, seperti biasa sih, tapi kali ini dengan kesadaran bahwa ini bagian dari komunikasi produktif, aseeek. hehe.. Saat dia sakit kemarin, saat dia mulai lincah lagi dan memberantakan makanan ataupun mainan, saat dia bolak-balik kabur ke kamar mandi, atau saat dia naik kursi atau meja atau memasukkan apapun ke mulutnya pas saya meleng dikit,, waw.. diksi positif, KISS, intonasi, dan tatapan ramah serta doa minta kemudahan adalah senjata yang saya gunakan untuk memberinya pengertian. 

Alhamdulillah..semoga aplikasi ilmu ini segera menjadi kebiasaan baikku. Thanks a lot, bunda Septi dan rekan-rekan sayang di IIP. Semoga ALLAH SWT selalu merahmati kita semua. Salam ibu pembelajar! 😊


Resume Diskusi: Desain Global Sekolah Unggul

 Bismillah.. alhamdulillah malam ini bisa bergabung di diskusi online Kelas 100 Guru PAUD berjudul Desain Global Sekolah Unggul. Pematerinya...