Tantangan 10 Hari Projek Keluarga
Kuliah Bunda Sayang IIP Level 3
Pojok Baca
Malam ini Kami baru sempat melakukan project keluarga yang sangat sederhana namun bermakna. Karena memang "makna" kan yang jadi pesan penting dalam aktivitas family project ini. Kali ini kami membuat Pojok Baca. Spot yang nyaman di kamar untuk kami menikmati buku pavorit. Hehee..
Seperti biasa, Kakak Rafifa (5 th) is the leader. Dia desainer interior nya. Kakak mensetting bantal seperti sofa. Sungguh sangat simple tapi yang penting nyaman. Beberapa menit saja, taraaaa jadi deh!
Bergegas, dia ambil buku baru kesayangannya: Nabi Muhammad pun Bercerita. Dan Dedek Fatimah (1,5 th) memegang buku Nabi Sayang Binatang.
Setelah beberapa lama asyik menikmati buku masing-masing, umi pun diminta bercerita. Pertama, buku Dedek dulu. Lalu, bagian Kakak. Kakak memilih judul Tanda Kiamat.
Alhamdulillah, storytime ini merupakan bagian dari family forum yang sudah menjadi jadwal rutin di keluarga kami. Sungguh kebahagiaan yang tak terkira, melihat anak-anak begitu senang terhadap buku. Semoga menjadi orang yang berilmu dan beramal shaleh. Aamiin.
Tampilkan postingan dengan label #MyFamilyMyTeam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label #MyFamilyMyTeam. Tampilkan semua postingan
Selasa, 04 April 2017
Senin, 03 April 2017
T10 Level 3 Day #11 Fitri Purbasari Depok
Tantangan 10 Hari Projek Keluarga
Kuliah Bunda Sayang IIP Level 3
Belajar Baca Yuk!
Kakak Rafifa (5 th) sangat lelah hari inj. Di sekolah sudah berkegiatan latihan untuk outbound yang akan dilaksanakan pekan depan. Sepulang sekolah dia beristirahat sambil nonton video lagu nursery rhymes bersama adik.
Malam hari dia saya ingatkan bahwa hari ini belum mengerjakan projek. Laludia mengajak belajar baca saja dengan game yang didapatdari sekolah. Ada papan babibubebo dan puzzle harimau. Saya menerapkan aturan waktu saat bermain puzzle nya. Dari 60 detik lebih di per obaan awal, sampai dia bisa menyusun dengan baik dalam waktu 30 detik.
Semakin hari kakak semakin ingin cepat bisa baca. Ini karena saya stimulasi dia dengan sering-sering membacakan buku cerita. Apalagi buku cerita terbaru yang saya belikan: Nabi Muhammad pun Bercerita, dari Rumah Pensil. Kakak sangat antusias melahapnya. Sampai-sampai setiap kali storytime, dua judul pun tak cukup baginya. Ckckckck..yasudah saya motivasi saja agar dia makin rajin belajar bacanya biar segera bisa baca buku sendiri.
Kuliah Bunda Sayang IIP Level 3
Belajar Baca Yuk!
Kakak Rafifa (5 th) sangat lelah hari inj. Di sekolah sudah berkegiatan latihan untuk outbound yang akan dilaksanakan pekan depan. Sepulang sekolah dia beristirahat sambil nonton video lagu nursery rhymes bersama adik.
Malam hari dia saya ingatkan bahwa hari ini belum mengerjakan projek. Laludia mengajak belajar baca saja dengan game yang didapatdari sekolah. Ada papan babibubebo dan puzzle harimau. Saya menerapkan aturan waktu saat bermain puzzle nya. Dari 60 detik lebih di per obaan awal, sampai dia bisa menyusun dengan baik dalam waktu 30 detik.
Semakin hari kakak semakin ingin cepat bisa baca. Ini karena saya stimulasi dia dengan sering-sering membacakan buku cerita. Apalagi buku cerita terbaru yang saya belikan: Nabi Muhammad pun Bercerita, dari Rumah Pensil. Kakak sangat antusias melahapnya. Sampai-sampai setiap kali storytime, dua judul pun tak cukup baginya. Ckckckck..yasudah saya motivasi saja agar dia makin rajin belajar bacanya biar segera bisa baca buku sendiri.
Minggu, 02 April 2017
T10 Level 3 Day #10 Fitri Purbasari Depok
Tantangan 10 Hari Projek Keluarga
Kuliah Bunda Sayang IIP Level 3
Bergotong Royong 😍
Hari ini sang umi sudah mulai baikan. Tapi masih harus agak bedrest. Kebetulan kami sedang dikunjungi sang tante sejak hari Jum'at dan siang tadi harus kembali ke Bandung.
Saat menanyakan ulang kepada Kakak Rafifa (5 th) mau melakukan projek apa hari ini, Kakak jawab mau bikin bolu kukus. Tapi umi masih lemes dan tante harus balik lagi ke Bandung. Setelah mikir agak lama akhirnya dia memutuskan mengepel lantai luar. Setelah minta bantuan sang tante membawakan ember air nya, Kakak langsung membersihkan lantainya. Tapi karena si tante mungkin gemes lihat cara Kakak ngepel, dia pun mengambil alih dan Kakak bagian nyiramin air ke lantai. Hehee.. salah saya juga siih ga briefing dulu si tante. Hihii..
Setelah itu, Kakak nyiram tanaman. Ada pohon cabe yang sedang berbuah pas tumbuh di depan pintu, ada juga tanaman bumbu seperti kunyit, lengkuas, cabe dan kencur yang sengaja umi tanam di bawah tangga.
Lalu, abi keluar dengan Dedek Fatimah (1,5 th) membawa seember pakaian untuk dijemur. Kakak pun dengan segera membantu abi. Dedek pun tak mau ketinggalan membantu. Hari ini semua bergotong royong. Tapi si Kakak minta hadiah, minta izin makan yupi. Hehee.. yasudah deh boleeeh.. that's the reward! Sambil tak lupa saya mengucapkan terima kasih disertai pelukan dan ciuman di pipinya. 😘
Kuliah Bunda Sayang IIP Level 3
Bergotong Royong 😍
Hari ini sang umi sudah mulai baikan. Tapi masih harus agak bedrest. Kebetulan kami sedang dikunjungi sang tante sejak hari Jum'at dan siang tadi harus kembali ke Bandung.
Saat menanyakan ulang kepada Kakak Rafifa (5 th) mau melakukan projek apa hari ini, Kakak jawab mau bikin bolu kukus. Tapi umi masih lemes dan tante harus balik lagi ke Bandung. Setelah mikir agak lama akhirnya dia memutuskan mengepel lantai luar. Setelah minta bantuan sang tante membawakan ember air nya, Kakak langsung membersihkan lantainya. Tapi karena si tante mungkin gemes lihat cara Kakak ngepel, dia pun mengambil alih dan Kakak bagian nyiramin air ke lantai. Hehee.. salah saya juga siih ga briefing dulu si tante. Hihii..
Setelah itu, Kakak nyiram tanaman. Ada pohon cabe yang sedang berbuah pas tumbuh di depan pintu, ada juga tanaman bumbu seperti kunyit, lengkuas, cabe dan kencur yang sengaja umi tanam di bawah tangga.
Lalu, abi keluar dengan Dedek Fatimah (1,5 th) membawa seember pakaian untuk dijemur. Kakak pun dengan segera membantu abi. Dedek pun tak mau ketinggalan membantu. Hari ini semua bergotong royong. Tapi si Kakak minta hadiah, minta izin makan yupi. Hehee.. yasudah deh boleeeh.. that's the reward! Sambil tak lupa saya mengucapkan terima kasih disertai pelukan dan ciuman di pipinya. 😘
Sabtu, 01 April 2017
T10 Level 3 Day #9 Fitri Purbasari Depok
Tantangan 10 Hari Projek Keluarga
Kuliah Bunda Sayang IIP Level 3
Kakak Pendekor 😎😘😅
Allah ternyata masih menghendaki saya untuk total beristirahat. Hari ini saya masih meriang fluktuatif. Jadilah family project nya yang sederhana, tanpa banyak bergerak. Padahal pengen banget di level ini kami jalankan projek berkebun. Tapi, qadarullah diuji sakit.
Well, Kami membuat dekorasi untuk satu pojok kamar Kakak (5 th) yang kosong karena poster binatang yang tadinya tertempel disitu sudah sobek.
Hiasan yang kami bikin terbuat dari kertas origami yang tersedia di rak buku. Memanfaatkan yang ada saja. Lalu mewarnai gambar hasil print juga.
Begini hasilnya.
Pengamatan saya, kakak semakin terampil menggunakan gunting meski masih belum mulus hasilnya. Lalu pas harus menempel item yang sangat kecil, dia langsung dapat ide untuk mengelem permukaan kertas dasarnya, bukan di item yang kecilnya. MasyaaAllah.. cerdas! Tapi hampir saja saya keceplosan menginstruksikan hal tersebut. Heheee..
Baiklah, itu kegiatan bermakna kami hari ini. Oia, sementara tugas suami dan Dedek (1,5 th) adalah menjadi asisten kami mengambilkan peralatan yang dibutuhkan.
Selamat beristirahat.. semoga besok sehat. Aamiin.
Kuliah Bunda Sayang IIP Level 3
Kakak Pendekor 😎😘😅
Allah ternyata masih menghendaki saya untuk total beristirahat. Hari ini saya masih meriang fluktuatif. Jadilah family project nya yang sederhana, tanpa banyak bergerak. Padahal pengen banget di level ini kami jalankan projek berkebun. Tapi, qadarullah diuji sakit.
Well, Kami membuat dekorasi untuk satu pojok kamar Kakak (5 th) yang kosong karena poster binatang yang tadinya tertempel disitu sudah sobek.
Hiasan yang kami bikin terbuat dari kertas origami yang tersedia di rak buku. Memanfaatkan yang ada saja. Lalu mewarnai gambar hasil print juga.
Begini hasilnya.
Pengamatan saya, kakak semakin terampil menggunakan gunting meski masih belum mulus hasilnya. Lalu pas harus menempel item yang sangat kecil, dia langsung dapat ide untuk mengelem permukaan kertas dasarnya, bukan di item yang kecilnya. MasyaaAllah.. cerdas! Tapi hampir saja saya keceplosan menginstruksikan hal tersebut. Heheee..
Baiklah, itu kegiatan bermakna kami hari ini. Oia, sementara tugas suami dan Dedek (1,5 th) adalah menjadi asisten kami mengambilkan peralatan yang dibutuhkan.
Selamat beristirahat.. semoga besok sehat. Aamiin.
Jumat, 31 Maret 2017
T10 Level 3 Day #8 Fitri Purbasari Depok
Tantangan 10 Hari Projek Keluarga
Kuliah Bunda Sayang IIP Level 3
Fatimah Learns Color
Qadarullah, hari ini saya masih diuji sakit dan suami masuk kantor. Jadi project yang kakak (5 th) plan kemarin, yaitu membuat kreasi kokoru untuk dekor kamar dilakukan sebentar banget deh. Kakak keburu cape dan memutuskan mencari inspirasi dulu di youtobu tentang kreasi bunga dan kupu-kupu origami.
Lalu project dadakannya adalah mengajarkan adik (1,5 th) tentang warna. Kali ini fokus pada warna oren, pink dan hijau. Realia yang digunakan adalah yang saat itu sedang dedek mainkan, yaitu botol. Lalu di mengambil buku botol dan saya ambil bola warna-warni. Lucu banget dia. Hahaha.. ni link videonya, klik disini.
Kuliah Bunda Sayang IIP Level 3
Fatimah Learns Color
Qadarullah, hari ini saya masih diuji sakit dan suami masuk kantor. Jadi project yang kakak (5 th) plan kemarin, yaitu membuat kreasi kokoru untuk dekor kamar dilakukan sebentar banget deh. Kakak keburu cape dan memutuskan mencari inspirasi dulu di youtobu tentang kreasi bunga dan kupu-kupu origami.
Lalu project dadakannya adalah mengajarkan adik (1,5 th) tentang warna. Kali ini fokus pada warna oren, pink dan hijau. Realia yang digunakan adalah yang saat itu sedang dedek mainkan, yaitu botol. Lalu di mengambil buku botol dan saya ambil bola warna-warni. Lucu banget dia. Hahaha.. ni link videonya, klik disini.
Kamis, 30 Maret 2017
T10 Level 3 Day #7 Fitri Purbasari Depok
Tantangan 10 Hari Projek Keluarga
Kuliah Bunda Sayang IIP Level 3
Kakak Sayang Dedek
Hari ini masih dalam episode emak sakit. Qadarullah saya mering lagi sejak malam. Terbersit mau izin ke admin Kordi, tapi melihat si bungsu (1,5 th) diasuh dengan sangat baik oleh Kakak (5 th) dan abinya, saya sampaika ide agar Kakak bikin project ngasuh Dedek aja hari ini.
Saya bahagia pas saya dan Dedek bangun tidur siang, Kakak sudah membuatkan Dedek gambar binatang-binatang kesukaan Dedek, yaitu panda dan kucing dilengkapi kotak susu ultra mimi. Hehehe.. "Ini buat Dedek!", Seru Kakak menyambut sang adik bangun. 😍
Lalu Kakak dan abi membuat pesawat kertas. Sang Adik pun dengan antusias memainkannya meniru sang kakak. Sampe ditiup-tiup segala. 😂
Saya amati, empati Kakak cukup baik melihat uminya sedang sakit. Selain mengasuh adik, dia juga berberan sebagai dokter, menyiapkan obat, air minum dan mijitin. Dan sang adik adalah peniru ulung. Dia ngikutin aja apa yang kakaknya lakuin, terutama kalau kakaknya lompat-lompat di kasur. Aduuuhh, beberapa kali nada umi meninggi memperingatkan sang Kakak agar mainnya yang aman.
Beberapa hari ini suami pun tak masuk kerja karena matanya masih iritasi, dan hari ini plus menjaga anak-anak dan mengurus saya. Semoga Allah membalas kelelahannya dengan kebaikan melimpah.
Rabb, semoga besok saya sehat kembali agar bisa maksimal menjalankan peran. InsyaAllah besok projectnya adalah mendekor kamar.
Kuliah Bunda Sayang IIP Level 3
Kakak Sayang Dedek
Hari ini masih dalam episode emak sakit. Qadarullah saya mering lagi sejak malam. Terbersit mau izin ke admin Kordi, tapi melihat si bungsu (1,5 th) diasuh dengan sangat baik oleh Kakak (5 th) dan abinya, saya sampaika ide agar Kakak bikin project ngasuh Dedek aja hari ini.
Saya bahagia pas saya dan Dedek bangun tidur siang, Kakak sudah membuatkan Dedek gambar binatang-binatang kesukaan Dedek, yaitu panda dan kucing dilengkapi kotak susu ultra mimi. Hehehe.. "Ini buat Dedek!", Seru Kakak menyambut sang adik bangun. 😍
Lalu Kakak dan abi membuat pesawat kertas. Sang Adik pun dengan antusias memainkannya meniru sang kakak. Sampe ditiup-tiup segala. 😂
Beberapa hari ini suami pun tak masuk kerja karena matanya masih iritasi, dan hari ini plus menjaga anak-anak dan mengurus saya. Semoga Allah membalas kelelahannya dengan kebaikan melimpah.
Rabb, semoga besok saya sehat kembali agar bisa maksimal menjalankan peran. InsyaAllah besok projectnya adalah mendekor kamar.
Selasa, 28 Maret 2017
T10 Day #5 Fitri Purbasari Depok
Tantangan 10 Hari Projek Keluarga
Kuliah Bunda Sayang IIP Level 3
Dedek Punya Bis Mainan, Kakak Jadi Packing Manager
Hari ini kami masih dalam pemulihan sakit mata. Kepala saya dan suami masih pening. Jadi menawarkan projek sederhana saja ke anak-anak, "Ka, bikin bolu kukusnya nanti saja ya, soalnya umi masih pusing dan harus bungkus paket buku pula buat besok. Gimana kalau bikin dekorasi kamar dari kokoru aja?", "Atau bungkus buku aja?", Timpal sang abi. Akhirnya kakak mau bantu umi mengemas paket buku pesanan. Jadilah dia the packing manager. Kali ini suami yang jadi timnya. Saya seksi dokumentasi. Sementara si Dedek (1,5 th) seperti biasa, jadi pengawas. 😁
Dedek Fatimah (1,5 th) dia sangat suka bis. Dan hari ini dia antusias banget buka buku bis, gak mau diganti buku lain. Mau nonton video lagu Wheels on the bus sambil joget. Terus diputar-putar lagunya. Dia minta bacain cerita bis, padahal buku yang dia bawa buku mewarnai hehehe. Ahasil umi abinya mengarang cerita deh. Akhirnya saya punya ide bikinin dia bis dari kotak madu. Saya tawarkan ke Kakak. Dan dia senang sekali. Ini project buat Adek. Tapi Kakak juga yang ngelakuin. Hehehe..
Nilai kasih sayang kelurga yang kami tekankan pada projek hari ini. Saling membantu dan menjaga, terutama saat keluarga ada yang sakit. Tak lupa saya memberi apresiasi dan ucapan terima kasih kepada kakak yang sudah banyak membantu orang tua hari ini. Kakak berhak mendapat reward pancake duren. Yeay!! 😍😅
Kuliah Bunda Sayang IIP Level 3
Dedek Punya Bis Mainan, Kakak Jadi Packing Manager
Hari ini kami masih dalam pemulihan sakit mata. Kepala saya dan suami masih pening. Jadi menawarkan projek sederhana saja ke anak-anak, "Ka, bikin bolu kukusnya nanti saja ya, soalnya umi masih pusing dan harus bungkus paket buku pula buat besok. Gimana kalau bikin dekorasi kamar dari kokoru aja?", "Atau bungkus buku aja?", Timpal sang abi. Akhirnya kakak mau bantu umi mengemas paket buku pesanan. Jadilah dia the packing manager. Kali ini suami yang jadi timnya. Saya seksi dokumentasi. Sementara si Dedek (1,5 th) seperti biasa, jadi pengawas. 😁
Senin, 27 Maret 2017
T10 Level #3 Day #4 Fitri Purbasari Depok
Tantangan 10 Hari Projek Keluarga
Kuliah Bunda Sayang IIP Level 3
PISCOKJU by Chef Rafifa
Hari ini Kakak memilih membuat piscokju (pisang keju coklat) karena memang sudah lama tak bikin cemilan itu. Hehe. Tujuan dari kegiatan ini selain menghilangkan "ke-jijik-an"nya terhadap yang lengket-lengket, juga sebagai kegiatan mengisi waktu sekolahnya yang dia lewatkan karena masih dalam masa penyembuhan sakit mata. Yaah, sejak Sabtu dia terkena sakit mata lalu menular kepada kami semua. 😷 Semoga besok sudah pada sehat. Aamiin.
Kakak sebagai chef meminta bantuan saya menyiapkan alat dan bahannya. Abi dan adiknya adalah pelanggan utama. Hehe karena mata abinya masih cukup parah. Jadi dia harus rehat dan tak bisa membantu kami. Sementara itu sang Adik seperti biasa, sedang tidur. 😁
Saya mencontohkan cara mengupas lisang da memotongnya. Kakak mengikuti. Awalnya dia enggan mengupasnya, karena pisang kepoknya yang buruk rupa. 😂 Tapi saya support dia agar mencobanya. Berhasil, meski cuma 2 buah. Hahaha. Di bilang, "Umi aja yang ngupas, kakak yang motong ya." Baiklah... Itu yang terjadi selanjutnya. Setelah semua pisang dipotong, saya yang pergi ke dapur untuk memanggang pisang di atas tefon. Then, Kakak sangat antusias, karena bagian menghias pisaaang!! Yeay! 🙌 Saya inisiasi menyusun pisang dengan tema orang, lalu dia terinspirasi. Dia bikin pisang pelangi. Bentuknya saja.. hihii.. dikasih toling keju dan meses. Walaaa. This is it! Piscokju! 😍
So far, dari sekian projek yang kami lakukan, saya melihat, Kakak (5 th) itu orang yang detail, perfectionist, creative and confident. Dia selalu punya alasan dengN pilihannya. Kadang saya suka keceplosan membandingkannya dengan selera saya hehehe dan itu membuatnya kemudian tak pede. Ini..disini saya harus lebih bisa menahan diri. 😀
Eh, jujur saya lupa. Kenapa fokusnya ke Kakak saja yaa..hihiii. Bismillah besok mulai projek sama dedek Fatimah (1,5 th) juga deh. 😂
Salam Ibu Proesional
Kuliah Bunda Sayang IIP Level 3
PISCOKJU by Chef Rafifa
Hari ini Kakak memilih membuat piscokju (pisang keju coklat) karena memang sudah lama tak bikin cemilan itu. Hehe. Tujuan dari kegiatan ini selain menghilangkan "ke-jijik-an"nya terhadap yang lengket-lengket, juga sebagai kegiatan mengisi waktu sekolahnya yang dia lewatkan karena masih dalam masa penyembuhan sakit mata. Yaah, sejak Sabtu dia terkena sakit mata lalu menular kepada kami semua. 😷 Semoga besok sudah pada sehat. Aamiin.
Kakak sebagai chef meminta bantuan saya menyiapkan alat dan bahannya. Abi dan adiknya adalah pelanggan utama. Hehe karena mata abinya masih cukup parah. Jadi dia harus rehat dan tak bisa membantu kami. Sementara itu sang Adik seperti biasa, sedang tidur. 😁
Saya mencontohkan cara mengupas lisang da memotongnya. Kakak mengikuti. Awalnya dia enggan mengupasnya, karena pisang kepoknya yang buruk rupa. 😂 Tapi saya support dia agar mencobanya. Berhasil, meski cuma 2 buah. Hahaha. Di bilang, "Umi aja yang ngupas, kakak yang motong ya." Baiklah... Itu yang terjadi selanjutnya. Setelah semua pisang dipotong, saya yang pergi ke dapur untuk memanggang pisang di atas tefon. Then, Kakak sangat antusias, karena bagian menghias pisaaang!! Yeay! 🙌 Saya inisiasi menyusun pisang dengan tema orang, lalu dia terinspirasi. Dia bikin pisang pelangi. Bentuknya saja.. hihii.. dikasih toling keju dan meses. Walaaa. This is it! Piscokju! 😍
Eh, jujur saya lupa. Kenapa fokusnya ke Kakak saja yaa..hihiii. Bismillah besok mulai projek sama dedek Fatimah (1,5 th) juga deh. 😂
Salam Ibu Proesional
Minggu, 26 Maret 2017
T10 Level #3 Day #3 Fitri Purbasari Depok
Tantangan 10 Hari Projek Keluarga
Kuliah Bunda Sayang IIP Level 3
MAKING DONUTS!
Projek keluarga di hari ketiga ini sangat bersejarah. Hehee.. Kenapa? 1) tetap dilakukan dengan riang meski sedang terserang sakit mata, Kakak Sang Chef, Umi asisten chef, dan Dedek penyicip; 2) donat yang dibuat bisa dibilang sangat sukses menyerupai donat yang sesungguhnya. Hahaha karena biasanya donat yang saya bikin lebih tepat dibilang biskuit, kami menyebutnya donat crunchy. Hahaha..jangan dibilang gagal ya 😂. Karena ternyata masalanya hanya pada jenis tepung saja. 😋
Well, alat dan bahan terdiri dari baskom, sendok, 1/4 tepung segitiga, fermipan, gula pasir, garam, minyak sayur, setengah gelas air hangat, 1 btr telur ayam, margarin, meses, dan gula halus.
Kakak sangat antusias melakukan step by step pembuatan donat ini. Mulai memecah telur (meski masih ragu-ragu, gakpapa yah kak, makin sering makin mahir nanti, InsyaAllah 😘), mengaduk adonan, menguleninya, membantingnya, hingga mencetak adonannya. Yang paling saya garis bawahi adalah pada step menguleni adonan. Step itu sangat bermanfaat dalam hal AI nya dalam mengatasi rasa jijiknya terhadap yang lengket-lengket. 😂😋 Alhamdulillah. Yah step seperti ini sangat penting bagi keterampilan hidupnya. Lalu karena setelah lama dia uleni dan si adonan masih lengket, dia dapat menyimpukan sendiri "ini kebanyakan air nih, mi." 😍 Yes, di mampu mencari asal masalah. Alhamdulillah. Lalu saya kasih tahu "kalau begitu, tambah lagi tepungnya, ka."
Alhamdulillah pula, proses pembuatan donat ini disponsori oleh Dedek yang tidur. 😂 Dia bangun pas Umi mau menggoreng donatnya. Alhasil Sang Penyicip ikut menyicipi toping yang disiapkan Sang Chef.
Donat nya mengembang dengan memuaskan. Tak perlu lama-lama digorengnya. Waaah ini yang membuat saya amazed! 😍 Ini sejarah! Not only for Kakak, but also for her Umi! 😋
Setelah selesai menghias, lalu menikmatinya bersama Sang Dedek, Kakak mengirim beberapa buah donutnya ke tetangga disertai semangkuk kecil Dragon Jelly Ice yang dibuat di hari #1 projek. This is for her SI nya. Selalu saya tanamkan bahwa dalam rezeki yang kami terima pasti ada hak orang lain. Apalagi mengupload fotonya di medsos, hehee, tetangga kudu kebagian. 😊
In the last session, saya bertanya bagian mana yang paling dia senangi. Dia menjawab bagian menghiasnya. Karena dia paling suka mesesnya. Hehee. Tapi saya yakin, perasaan dia terhadap yang lengket-lengket semakin berubah baik. Hehee.. Dia mengajak saya membuat slime besok-besok. Dia pernah bikin itu di sekolah, jadi udah tau dan pengen nyoba bikin di rumah. Baiklah.. you are the captain! 😘
Kuliah Bunda Sayang IIP Level 3
MAKING DONUTS!
Projek keluarga di hari ketiga ini sangat bersejarah. Hehee.. Kenapa? 1) tetap dilakukan dengan riang meski sedang terserang sakit mata, Kakak Sang Chef, Umi asisten chef, dan Dedek penyicip; 2) donat yang dibuat bisa dibilang sangat sukses menyerupai donat yang sesungguhnya. Hahaha karena biasanya donat yang saya bikin lebih tepat dibilang biskuit, kami menyebutnya donat crunchy. Hahaha..jangan dibilang gagal ya 😂. Karena ternyata masalanya hanya pada jenis tepung saja. 😋
Well, alat dan bahan terdiri dari baskom, sendok, 1/4 tepung segitiga, fermipan, gula pasir, garam, minyak sayur, setengah gelas air hangat, 1 btr telur ayam, margarin, meses, dan gula halus.
Kakak sangat antusias melakukan step by step pembuatan donat ini. Mulai memecah telur (meski masih ragu-ragu, gakpapa yah kak, makin sering makin mahir nanti, InsyaAllah 😘), mengaduk adonan, menguleninya, membantingnya, hingga mencetak adonannya. Yang paling saya garis bawahi adalah pada step menguleni adonan. Step itu sangat bermanfaat dalam hal AI nya dalam mengatasi rasa jijiknya terhadap yang lengket-lengket. 😂😋 Alhamdulillah. Yah step seperti ini sangat penting bagi keterampilan hidupnya. Lalu karena setelah lama dia uleni dan si adonan masih lengket, dia dapat menyimpukan sendiri "ini kebanyakan air nih, mi." 😍 Yes, di mampu mencari asal masalah. Alhamdulillah. Lalu saya kasih tahu "kalau begitu, tambah lagi tepungnya, ka."
Alhamdulillah pula, proses pembuatan donat ini disponsori oleh Dedek yang tidur. 😂 Dia bangun pas Umi mau menggoreng donatnya. Alhasil Sang Penyicip ikut menyicipi toping yang disiapkan Sang Chef.
Donat nya mengembang dengan memuaskan. Tak perlu lama-lama digorengnya. Waaah ini yang membuat saya amazed! 😍 Ini sejarah! Not only for Kakak, but also for her Umi! 😋
Setelah selesai menghias, lalu menikmatinya bersama Sang Dedek, Kakak mengirim beberapa buah donutnya ke tetangga disertai semangkuk kecil Dragon Jelly Ice yang dibuat di hari #1 projek. This is for her SI nya. Selalu saya tanamkan bahwa dalam rezeki yang kami terima pasti ada hak orang lain. Apalagi mengupload fotonya di medsos, hehee, tetangga kudu kebagian. 😊
In the last session, saya bertanya bagian mana yang paling dia senangi. Dia menjawab bagian menghiasnya. Karena dia paling suka mesesnya. Hehee. Tapi saya yakin, perasaan dia terhadap yang lengket-lengket semakin berubah baik. Hehee.. Dia mengajak saya membuat slime besok-besok. Dia pernah bikin itu di sekolah, jadi udah tau dan pengen nyoba bikin di rumah. Baiklah.. you are the captain! 😘
Sabtu, 25 Maret 2017
T10 Level 3 Day #2 Fitri Purbasari Depok
Tantangan 10 Hari Projek Keluarga
Game Level 3 Kuliah Bunda Sayang IIP
Gelang Untuk Rumah Baru
Astaghfirullah, qadarullah saya kelupaan menulis projek hari kedua, sehingga baru ingat pas tengah malam lewat ini.
Kakak melanjutkan projeknya yang sudah dimulai beberapa hari yang lalu, yaitu membuat gelang untuk dijual ke teman-teman dalam rangka membantu Abi mengumpulkan uang untuk membeli rumah (secara rumah kami masih ngontrak di depok ini hehe).
Dalam projek ini Kakak (5 th) adalah crafternya. Umi asisten crafter, Abi lagi-lagi sebagai penasehat free lance, dan adik (1,5 th) pembeli potensial yang hilir mudik. Hehee. Alat dan bahan yang diperlukan adalah manik-manik, benang gelang, meja dan gunting. Waktu pengerjaan projek diperkirakan dua hari ini, karena Kakak harus membuat 6 gelang dan akan dijual pada hari Senin.
Kakak meminta bantuan umi memotong benang dan mengikat ujungnya. Lalu di meronce manik-manik menjadi gelang yang cantik. Selanjutnya minta umi mengikat ujung-ujungnya. 1 gelang cantik berhasil dibuat. Sayangnya, karena Kakak sedang sakit mata sebelah dan dia merasa pusing, Kakak memutuskan melanjutkan projeknya besok (Ahad) setelah membuat donat (projek #3). Baiklah saya ikuti keputusannya.
Dalam projek yang dipilihnya kali ini, saya menangkap AI Kakak terhadap kondisi kami yang ingin segera punya rumah. Saya dan suami cukup terharu. Saya sudah mengklarifikasinya beberapa kali "mau dibagi atau dijual?" "Dijual." katanya. Bahkan dia minta kami menjual secara online juga kalau gelangnya sudah bikin banyak. Hehee..serius nih!
Dia sangat percaya diri menentukan model gelang yang dia buat. Susunan warnanya juga sudah Ok. Cuma karena benang tali nya berbahan licin, simpulnya mudah lepas. Nextime kami harus mencari tali yang lebih baik.
Game Level 3 Kuliah Bunda Sayang IIP
Gelang Untuk Rumah Baru
Astaghfirullah, qadarullah saya kelupaan menulis projek hari kedua, sehingga baru ingat pas tengah malam lewat ini.
Kakak melanjutkan projeknya yang sudah dimulai beberapa hari yang lalu, yaitu membuat gelang untuk dijual ke teman-teman dalam rangka membantu Abi mengumpulkan uang untuk membeli rumah (secara rumah kami masih ngontrak di depok ini hehe).
Dalam projek ini Kakak (5 th) adalah crafternya. Umi asisten crafter, Abi lagi-lagi sebagai penasehat free lance, dan adik (1,5 th) pembeli potensial yang hilir mudik. Hehee. Alat dan bahan yang diperlukan adalah manik-manik, benang gelang, meja dan gunting. Waktu pengerjaan projek diperkirakan dua hari ini, karena Kakak harus membuat 6 gelang dan akan dijual pada hari Senin.
Kakak meminta bantuan umi memotong benang dan mengikat ujungnya. Lalu di meronce manik-manik menjadi gelang yang cantik. Selanjutnya minta umi mengikat ujung-ujungnya. 1 gelang cantik berhasil dibuat. Sayangnya, karena Kakak sedang sakit mata sebelah dan dia merasa pusing, Kakak memutuskan melanjutkan projeknya besok (Ahad) setelah membuat donat (projek #3). Baiklah saya ikuti keputusannya.
Dalam projek yang dipilihnya kali ini, saya menangkap AI Kakak terhadap kondisi kami yang ingin segera punya rumah. Saya dan suami cukup terharu. Saya sudah mengklarifikasinya beberapa kali "mau dibagi atau dijual?" "Dijual." katanya. Bahkan dia minta kami menjual secara online juga kalau gelangnya sudah bikin banyak. Hehee..serius nih!
Dia sangat percaya diri menentukan model gelang yang dia buat. Susunan warnanya juga sudah Ok. Cuma karena benang tali nya berbahan licin, simpulnya mudah lepas. Nextime kami harus mencari tali yang lebih baik.
Jumat, 24 Maret 2017
T10 Level #3 Day #1 FITRI PURBASARI DEPOK
Tantangan 10 Hari Projek Keluarga
Kuliah Bunda Sayang IIP Game Level #3
Kuliah Bunda Sayang IIP Game Level #3
Have Fun With The Dragon!
Projek keluarga kami di hari pertama Game Level ketiga ini adalah membuat es krim dan es jeli Buah Naga. Ide awalnya muncul dengan keberadaan si buah naga yang cukup besar di kulkas, tapi Si Kakak (5 th) tidak mau memakannya dengan cara buah potong biasa. Maka pada saat forum keluarga kemarin malam, muncullah ide membuat es krim buah naga dengan cup es krim nenek yang dibawanya kemarin dari kampung.
Target projek es buah naga ini adalah membuat kudapan anak yang sehat dan enak serta melatih kemandirian Kakak menyiapkan makanan sendiri. Sebelumnya Kakak agak kurang suka dengan buah naga. Tapi sejak kegiatan membuat sup buah di sekolahnya beberapa hari yang lalu, dia jadi suka. "Mi, kakak suka buah naga kalau dipotongnya kecil-kecil kaya bu guru tadi." begitu laporannya sepulang sekolah. Well, alhamdulillah. Projek ini pun seolah menjadi upaya penguatan perasaan barunya itu terhadap buah naga yang kaya manfaat. Adapun dalam projek ini kami membuat dua macam es: Dragon Smoothie Ice dan Dragon Jelly Ice.
SDM yang terlibat dalam projek ini tentu kami semua. Kebetulan juga ayahnya sedang tidak pergi ke kantor hari ini. Kakak jadi chef, Umi asisten chef, Dedek (1,5 th) pelanggan, dan Abi satpam yang menjaga pelanggan.. hehehehe..
Alat dan Bahan yang diperlukan adalah sebagai berikut:
- Blender
- pisau
- piring
- cetakan es
- panci
- sendok
- 1 buah naga merah
- susu kental manis
- air
- 1 sachet kecil nutrijell rasa leci
- gula pasir
Pada tahap Pelaksanaan, Kakak sebagai chef mempersiapkan alat dan bahan yang diperlukan dengan bantuan sekadarnya dari Umi. Lalu, setelah buah naga dipotong Umi, Kakak memulai eksperimennya: mengupas buah, memasukkannya ke blender, menuang air dan susu kental manis, dan menyalakan blender. Kakak tampang sangat percaya diri dan 😊. Kemudian setelah jus buah naga terwujud, Kakak dibantu umi melepaskan blender dari dudukannya. Lalu tanpa dibantu, Kakak menuang jus ke cetakan dengan sangat hati-hati. Dan taraaaaaa! Dragon Smoothie Ice siap dimasukkan ke dalam freezer. Selanjutnya es yang kedua. Kakak menuang bubuk jelly ke dalam wajan, lalu menambahkan gula dan air, dan Kakak meminta umi untuk memasak jellynya karena dia masih takut menghadapi api kompor. Itu mungkin karen letak kompornya yang setinggi wajahnya. Hehehe semoga segera punya dapur baru yang lebih friendy hihii.. aamiin. Tapi dengan antusias, Kakak meminta agar dia yang menuang jelly nya ke cetakan. OK! Setelah jellynya siap, saya membawanya ke tempat eksperimen. Kakak mulai menuang jelly nya ke cetakan lalu dicampur dengan jus buah naga. Ada yang lucu dan luput dari perhatian saya. Ternyata air yang digunakan untuk memasak jellynya kurang banyak jadi si jelly cepat mengental hehee. Alhasil, susah banget bercampur dengan jusnya. hihiii diluar bayangan. Tak apo. Yang penting enyak! hehee. Wokedeh! Dragon Jelly Ice pun siap meluncur ke freezer. hemmh.. es masuk freezer kurang lebih pukul 11.30.
Alhamdulillah, projek kali ini berjalan lancar. Kakak sangat senang melakukannya. Dia tak sabar menunggu es nya jadi. Kakak sudah terlihat mandiri dan percaya diri mengerjakan projek ini. Dan saya pun bisa menahan diri untuk intervensi. Perasaannya terhadap buah naga jadi semakin baik. Saat mengupas, awalnya dia jijik karena pada dasarnya dia gak suka yang lengket-lengket. Tapi setelah berulangkali kubilang "gak papa kotor juga, nanti tangannya dibersihkannya sekalian selesai" dengan nada bersahabat tentunya, dia semakin pede mengupas buah naga tanpa menjentikkan kelingkingnya. hehee.. Dia pun mau mencoba langsung buah naga yang masi nempel di kulitnya. "Emhh enak, Mi." katanya berbinar-binar. Sore harinya, dia tak sabar ingin mencoba es jellynya. Saya pun persilahkan. Sambil direcoki adik dan abi nya, berulang kali dia bilang "emmh enak, enak!" 😂 Eh si Dedek yang berperan sebangai pelanggan pun berucap "emmh enaaahh!" 😄 Biasanya kami berbagi ke tetangga setiap kami membuat camilan, tapi kali ini tetangganya belum pada pulang. Jadi insyaAllah besok saja berbagi es nya.
Namun sayang, setelah menikmati jus, Kakak ikut abinya survey ke lokasi pekerjaan yang kebetulan dekat sini, lalu pulang sore dan dilanjutkan dengan drama Kakak menangisi sang abi yang mau mudik dulu sendirian menghadiri kondangan pernikahan kerabat. Jadi belum sempat melakukan Master Mind nya sebagai upaya apresiasi. Kakak keburu tidur sambil menangis. Semoga besok suasana hatinya kembali segar dengan Dragon Smoothie Ice yang enak itu! 😋
Hemmh..note for me in the end of this day, this family project is aimed to make my family happier day by day, especially for my children. So, the most important key word is the happiness of my children. Whatever the condition, the priority is them. Be calm, be patient, be nice, be wise, be friendly, and be happy! Keep smiling, keep praying, keep learning, keep trying, keep appreciating, and keep writing!
Salam Ibu Profesional!
Langganan:
Postingan (Atom)
Resume Diskusi: Desain Global Sekolah Unggul
Bismillah.. alhamdulillah malam ini bisa bergabung di diskusi online Kelas 100 Guru PAUD berjudul Desain Global Sekolah Unggul. Pematerinya...
-
Tambah lagi aplikasi game bahasa Inggris untuk untuk bahan latihan anak-anak SMP-SMA yang ikut les di rumah. Namanya Ultimate English Spelli...
-
Aliran Rasa #1 Komunikasi Produktif Kuliah Bunda Sayang IIP KOMUNIKASI PRODUKTIF, IT'S A WOW WAY! Astaghfirullah, Subhanallah, M...
-
Alhamdulillah dengan tab yang diberikan suamiku ini saya bisa leluasa menggunakannya menjadi media pembelajaran khususnya bagi para murid le...













