Rabu, 14 Februari 2018

Penulis Cilik, Aplikasi Sahabat Penulis Pemula

Saya dan Kakak Rafifa (6y) sedang merintis menjadi penulis hehee.. aplikasi Penulis Cilik yang tampilannya sederhana bisa mendampingi awal karir kepenulisan kami. Hehe..
Sahabat, bisa mendapatkannya di link ini.


Aplikasi ini berisi panduan berupa materi dan tips membuat tulisan, khususnya fiksi. Aplikasi ini bisa menjadi notebook saat kita tak tak dapat sinyal internet.








Kalo mau posting tulisan kita dari sini, kita tinggal on kan inetnya dan klik ikon share. Atau bisa juga copy to clip board untuk membawanya ke laman blog. 😄



🐠🐠🐠🐠🐠🐠🐠🐠🐠🐠🐠🐠🐠🐠🐠🐠🐠🐠🐠🐠🐠🐠🐠🐠
Seri Ikan Mas

Judul: Ikan Mas Kehujanan
Tokoh: Ikan Mas, Ibu, Pak Mujair, dan Nenek
Seting: Rumah Ikan Mas, Jalanan, Warung, Rumah Nenek, sore hari, hujan
Alur: maju
Nilai: terima kasih

Cerita:

Suatu hari, Ikan Mas diminta ibu mengantarkan kue bolu ke rumah nenek.
"Ikan Mas, bolunya ada di keranjang di atas meja ya, jangan lupa bawa payung." kata ibu.
"iya, bu."
"Terima kasih yaa sudah mau bantu ibu. Sampaikan pada Nenek, maaf ibu  tidak bisa antar sendiri, karena masih banyak pesenan kue."
"Iya, bu, InsyaAllah. Aku pergi ya, bu. Assalamualaikum." kata ikan mas.
"Waalaikumsalam. Hati-hati, ya."

Setelah mencium tangan ibu, ikan mas pun segera berangkat ke rumah nenek jalan kaki.
"Wah, nampaknya akan segera turun hujan nih, aku harus cepat-cepat nih."pikir ikan mas.
Di tengah perjalanan, hujan turun langsung deras. Ikan mas menepi di sebuah warung yang sudah tutup. Lalu dia merogoh tasnya untuk mengambil payung. Tetapi.. "astaghfirulloh, aku lupa bawa payung!" 😱
"Gimana nih, rumah nenek masih agak jauh, hujan lagi lebat banget, hari sudah mulai gelap, kuenya ga dibungkus plastik nih. Kalo aku nerobos hujan, kuenya bisa ancur nih. Ya Allah, tolong aku..." kata ikan mas.
Kemudian, tiba-tiba...
tidiid.. tidiid..
ada suara klakson mobil.
"Eh, Pak Mujair!" seru ikan mas senang.
"Kamu lagi apa disitu, nak? mau kemana?" tanya pak Mujair.
"Mau ke rumah Nenek, Pak". jawab ikan mas.
"Wah kebetulan, saya juga mau pulang, Yuk masuk, saya antar."
"Alhamdulillah, terima kasih, Pak".
Pak Mujair adalah tetangga Nenek Ikan Mas. Ikan mas bersyukur Allah mengirimkan Pak Mujair untuk menolongnya.
Tak berapa lama, ikan mas pun sampai di rumah Nenek.
"Terima kasih, ya Pak, berkat bapak saya jadi tidak kehujanan." kata ikan mas. 😊
"Sama-sama." balas pak Mujair.
Ikan Mas sampai di pintu rumah Nenek. tok..tok.tok.. "Assalamualaikum"
"Waalaikumsalam, eh ikan mas. Masuk masuk!" sambut Nenek.
"Ini kue dari ibu, nek." kata ikan mas
"Wah terima kasih, sayang. hmmh..yumm..enak sekali nampaknya."
Ikan mas menceritakan perjalanannya terjebak hujan karena lupa bawa payung. "alhamdulillah ada pak Mujair, nek. Jadi aku bisa sampai disini sebelum malam." kata ikan mas.
"Wah iya alhamdulillah ya.. Mungkin karena kamu anak baik, Allah segera mengirimkan pertolongan ya.." kata nenek.
"Baiklah, sekarang kamu mandi dulu yaa dan kita akan shalat maghrib bersama. Nenek akan telpon ibumu biar kamu menginap disini yaa." sambung Nenek.
🐠🐠🐠🐠🐠🐠🐠🐠🐠🐠🐠🐠🐠🐠🐠🐠🐠🐠🐠🐠🐠🐠🐠🐠

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Resume Diskusi: Desain Global Sekolah Unggul

 Bismillah.. alhamdulillah malam ini bisa bergabung di diskusi online Kelas 100 Guru PAUD berjudul Desain Global Sekolah Unggul. Pematerinya...