Kuliah Bunda Sayang IIP Game Level #3
Have Fun With The Dragon!
Projek keluarga kami di hari pertama Game Level ketiga ini adalah membuat es krim dan es jeli Buah Naga. Ide awalnya muncul dengan keberadaan si buah naga yang cukup besar di kulkas, tapi Si Kakak (5 th) tidak mau memakannya dengan cara buah potong biasa. Maka pada saat forum keluarga kemarin malam, muncullah ide membuat es krim buah naga dengan cup es krim nenek yang dibawanya kemarin dari kampung.
Target projek es buah naga ini adalah membuat kudapan anak yang sehat dan enak serta melatih kemandirian Kakak menyiapkan makanan sendiri. Sebelumnya Kakak agak kurang suka dengan buah naga. Tapi sejak kegiatan membuat sup buah di sekolahnya beberapa hari yang lalu, dia jadi suka. "Mi, kakak suka buah naga kalau dipotongnya kecil-kecil kaya bu guru tadi." begitu laporannya sepulang sekolah. Well, alhamdulillah. Projek ini pun seolah menjadi upaya penguatan perasaan barunya itu terhadap buah naga yang kaya manfaat. Adapun dalam projek ini kami membuat dua macam es: Dragon Smoothie Ice dan Dragon Jelly Ice.
SDM yang terlibat dalam projek ini tentu kami semua. Kebetulan juga ayahnya sedang tidak pergi ke kantor hari ini. Kakak jadi chef, Umi asisten chef, Dedek (1,5 th) pelanggan, dan Abi satpam yang menjaga pelanggan.. hehehehe..
Alat dan Bahan yang diperlukan adalah sebagai berikut:
- Blender
- pisau
- piring
- cetakan es
- panci
- sendok
- 1 buah naga merah
- susu kental manis
- air
- 1 sachet kecil nutrijell rasa leci
- gula pasir
Pada tahap Pelaksanaan, Kakak sebagai chef mempersiapkan alat dan bahan yang diperlukan dengan bantuan sekadarnya dari Umi. Lalu, setelah buah naga dipotong Umi, Kakak memulai eksperimennya: mengupas buah, memasukkannya ke blender, menuang air dan susu kental manis, dan menyalakan blender. Kakak tampang sangat percaya diri dan 😊. Kemudian setelah jus buah naga terwujud, Kakak dibantu umi melepaskan blender dari dudukannya. Lalu tanpa dibantu, Kakak menuang jus ke cetakan dengan sangat hati-hati. Dan taraaaaaa! Dragon Smoothie Ice siap dimasukkan ke dalam freezer. Selanjutnya es yang kedua. Kakak menuang bubuk jelly ke dalam wajan, lalu menambahkan gula dan air, dan Kakak meminta umi untuk memasak jellynya karena dia masih takut menghadapi api kompor. Itu mungkin karen letak kompornya yang setinggi wajahnya. Hehehe semoga segera punya dapur baru yang lebih friendy hihii.. aamiin. Tapi dengan antusias, Kakak meminta agar dia yang menuang jelly nya ke cetakan. OK! Setelah jellynya siap, saya membawanya ke tempat eksperimen. Kakak mulai menuang jelly nya ke cetakan lalu dicampur dengan jus buah naga. Ada yang lucu dan luput dari perhatian saya. Ternyata air yang digunakan untuk memasak jellynya kurang banyak jadi si jelly cepat mengental hehee. Alhasil, susah banget bercampur dengan jusnya. hihiii diluar bayangan. Tak apo. Yang penting enyak! hehee. Wokedeh! Dragon Jelly Ice pun siap meluncur ke freezer. hemmh.. es masuk freezer kurang lebih pukul 11.30.
Alhamdulillah, projek kali ini berjalan lancar. Kakak sangat senang melakukannya. Dia tak sabar menunggu es nya jadi. Kakak sudah terlihat mandiri dan percaya diri mengerjakan projek ini. Dan saya pun bisa menahan diri untuk intervensi. Perasaannya terhadap buah naga jadi semakin baik. Saat mengupas, awalnya dia jijik karena pada dasarnya dia gak suka yang lengket-lengket. Tapi setelah berulangkali kubilang "gak papa kotor juga, nanti tangannya dibersihkannya sekalian selesai" dengan nada bersahabat tentunya, dia semakin pede mengupas buah naga tanpa menjentikkan kelingkingnya. hehee.. Dia pun mau mencoba langsung buah naga yang masi nempel di kulitnya. "Emhh enak, Mi." katanya berbinar-binar. Sore harinya, dia tak sabar ingin mencoba es jellynya. Saya pun persilahkan. Sambil direcoki adik dan abi nya, berulang kali dia bilang "emmh enak, enak!" 😂 Eh si Dedek yang berperan sebangai pelanggan pun berucap "emmh enaaahh!" 😄 Biasanya kami berbagi ke tetangga setiap kami membuat camilan, tapi kali ini tetangganya belum pada pulang. Jadi insyaAllah besok saja berbagi es nya.
Namun sayang, setelah menikmati jus, Kakak ikut abinya survey ke lokasi pekerjaan yang kebetulan dekat sini, lalu pulang sore dan dilanjutkan dengan drama Kakak menangisi sang abi yang mau mudik dulu sendirian menghadiri kondangan pernikahan kerabat. Jadi belum sempat melakukan Master Mind nya sebagai upaya apresiasi. Kakak keburu tidur sambil menangis. Semoga besok suasana hatinya kembali segar dengan Dragon Smoothie Ice yang enak itu! 😋
Hemmh..note for me in the end of this day, this family project is aimed to make my family happier day by day, especially for my children. So, the most important key word is the happiness of my children. Whatever the condition, the priority is them. Be calm, be patient, be nice, be wise, be friendly, and be happy! Keep smiling, keep praying, keep learning, keep trying, keep appreciating, and keep writing!
Salam Ibu Profesional!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar