ANAK CAPER
Di forum keluarga kami malam ini, saya meminta maaf kepada kedua anak tercinta. Saya menyesali sikap saya seharian ini yang cenderung kurang bersahabat pada mereka. Entah karena tingkah mereka yang over dari biasanya, atau karena saya yang kurang tidur semalam. Tapi sepenuhnya saya sadari itu karena kelemahan saya.
Sore tadi adalah jadwal pengajian kelompok saya di rumah. Entah karena teman sebayanya tidak datang, Si Kaka (5 th) jadi caper alias cari perhatian kepada teman-teman ngaji saya. Saya merasa kalimat dan tingkah capernya itu agak mengganggu forum kami, maka beberapa kali saya memandangnya tajam sambil memperingatkannya dengan kalimat agak tegas, "Ka, tolong! Umi lagi ngaji dulu yaa, kaka di kamar dulu mewarnai atau main ya!" Si Kaka agak enggan, tapi mungkin berusaha mengalihkan perhatian ke mainannya agar tak mengganggu forum uminya. Selanjutnya, saya berusaha untuk tak menghiraukannya. Hemmh.. saya cukup menyesal bersikap demikian, dan tak antisipatif dengan sikapnya yang seperti itu.
Selain itu, penyesalan pun saya rasakan dari pelitnya saya mengucapkan terima kasih pada Si Kaka. Padahal kuingat-ingat, hari ini dia cukup banyak membantu saya mengurus persiapan ngaji dan menghandle adiknya. Saya hanya bilang sekilas, "Ka, maafin umi ya tadi agak kasar ke kaka." Dan dijawabnya pula, "Iya mi, maafin Kaka juga yaa.". Sampai barusan dia tertidur cepat karena tidak bobo siang, saya belum bersikap ramah seperti seharusnya karena sibuk menjawab pesan yang masuk di hp. hemmh..menyesallah saya saat melihat raut wajahnya yang sudah terlelap.
Pun kepada adiknya. Barusan pas ngelonin Dede (1,5 th), saya minta maaf padanya atas sikap saya yang kasar tadi siang. Dia yang semakin aktif meraih ini itu, jumpalitan sana sini membuat saya kewalahan. Beberapa kali saya menariknya dengan kasar tadi siang, disertai nada tinggi yang menyakiti. Astaghfirulloh..
Sikap saya yang minus ini tak boleh terulang lagi besok. InsyaAlloh besok lebih baik lagi... lebih waras lagi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar