Selasa, 24 Januari 2017

Komprod_T10H_day1_FITRI PURBASARI_DEPOK/JABAR

Level 1: Tantangan 10 Hari Berkomunikasi Produktif

KOMUNIKASI KELUARGAKU

Alhamdulillah selama ini, kami sudah memiliki forum keluarga setiap malam setelah suami sampai di rumah. Dan dengan ilmu komunikasi produktif dari Bunda Sayang ini insyaAllah akan semakin mengokohkan forum keluarga kami. 😊

Pada hari ini, alhamdulillah Allah memberi tantangan yang menjadi jalan saya mempraktekkan ilmu bunsay kali ini. Begini ceritanya. deng deng deng....
Sepulang sekolah, Si Kakak mengambil kertas kosong dan spidolnya. Katanya mau bikin peta mencari binatang. Mulailah dia menggambar. Daaan seperti biasa, Sang Adik ikut-ikutan. Adik mengambil satu spidol dan ikut menggambar di kertas kakaknya. "IIIIH ADEEEE!!" teriak Si Kakak. Dia marah, tak ridho, lalu mulai histeris. Saya pun beraksi. Saya perhatikan intonasi dan merangkai diksi dengan KISS. Saya sampaikan "Kakak sayang, ade pengen bantu kakak, ade pengen sama-sama gambarnya. Mungkin ade pengen belajar gambar sama kakak karena gambar kakak bagus." tentu dengan suara tenang sambil mengalihkan perhatian adiknya agar menjauh dari Si Kakak "Yuk, ade disini aja yaa gambarnya. Niih umi buatkan bunga." Si Kakak cukup tenang tapi ingin menngganti kertasnya dengan yang baru. Dan lima menit berlalu. Sang Adik menghampiri kakaknya lagi. Dan..cret! Dia mencoret lagi gambar kakaknya. Again... Sang Kakak teriak dan histeris lagi. Kali ini lebih kesal dari yang tadi. "ARRRRRRGHH ADEEEE! IHH SEBELLL!" sambil meremas kertasnya. Again pula saya menyampaikan ulang kalimat-kalimat babak pertama. Tapi Kakak udah kesel banget sama adiknya. Si Kakak memelukku dan menangis. Jurus kedua, saya peluuuuk dia dengan tulus, kali ini tak ada rasa emosi hehehe.. Saya ajak dia mendekat ke dinding yang penuh coretan yang Kakak buat waktu dia berumur 2 tahun. Saya ajak dia mengenang masa itu. "Adek itu lagi pengen belajar nulis, Ka. Sama kayak Kakak dulu. Kakak suka nulis di buku ngaji umi, umi biarin. Niih, ini gambar kakak waktu kecil. Kakak seneng bikin lolipop, umi biarin kakak belajar nulis di dinding ini, karena nanti bisa dicat lagi. Lihat, gambarnya kaya coretan kan ya? ini karena kakak baru belajar. Sama kaya ade sekarang. Jadi gak apa-apa yaa kalo adek mau belajar gambar sama kakak. Biar ade juga pintar kaya kakak. ok? Yuk gambar lagi, nanti umi bantuin." And..alhamdulillah..dia sangat menerima ucapanku. Dia pun mengambil kertas baru dan memulai lagi gambar ketiganya denga perasaan tenang meski nanti Adik nyamperin lagi. 😉



So, hari ini saya belajar merubah sumbu emosi saya. Kali ini lebiiih panjang. Komunikasi saya kali ini cantik dengan intonasi kedamaian dan diksi yang positif. Alhamdulillah. 😍

Pas suami pulang, saya ceritakan kejadian menarik ini kepadanya. Dan memberikan apresiasi kepada Kakak yang sudah bersikap baik seharian ini. Perbincangan kami berlanjut pada kegiatan kakak siang tadi di sekolah. Lalu saya mengajarinya mendongeng dari balik gorden dengan boneka-boneka kecil. She loves storytelling! Setelah itu, dengan perasaan positif, anak sulung kami bersiap tidur, meminta diselimutin dan dicium keningnya. Tak lupa ritual baca shiroh Muhammad Teladanku sebagai pengantar tidurnya. 

Alhamdulillah..it was so beautiful!  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Resume Diskusi: Desain Global Sekolah Unggul

 Bismillah.. alhamdulillah malam ini bisa bergabung di diskusi online Kelas 100 Guru PAUD berjudul Desain Global Sekolah Unggul. Pematerinya...