Kelas Bunda Sayang IIP
Jangan Lupa, Clear & Clarify!
Sabtu pagi tadi kami baru bisa berfamily forum, saya dan suami. Saya membuka pembicaraan tentang rencana investasi dan pembelian rumah. Tapi kemudian saya mengungkapkan kegalauan saya akan hal lain jika kami mengambil rumah saat ini. Ada satu hal yang menurut saya urgent untuk diatasi berkaitan dengan masalah keuangan ekstern. Bla..bla..bla..bla..bla.. saya mengemukakannya panjang lebar. Masalah ini sebenarnya cukup sering saya ungkapkan pada suami. Tapi ternyata ada satu hal yang salah dipahami suami, masalah yang urgent itu belum dipahami suami secara detail. Oleh karenanya, selama ini suami menganggap kegalauanku akan masalah tersebut agak "lebay". Tetapi setelah memahami utuh masalah urgent itu, suami jadi agak bengong. heuheu.. Dan diapun merasakan kegalauan yang sama dengan saya. Hemmh..disitu saya baru sadar, ternyata selama ini cara saya mengkomunikasikan masalah urgent itu pada suami kurang menyertakan kaidah 2C, clear & clarify.
Selanjutnya kami mencoba mencari solusi terbaik untuk kondisi saat ini. Alhamdulillah bahasan yang biasanya sensitif ini berjalan damai dan nyaman. Pokoknya, dalam pernikahan itu: masalah aku, masalah kamu, adalah masalah kita! Use the right words in the right time! 😉
Tidak ada komentar:
Posting Komentar