Aliran Rasa T10 Kuliah Bunda Sayang Level #2
Melatih Kemandirian Anak
Kemandirian tak kan lepas dari konsistensi. Kemandirian berkaitan erat dengan Tanggung Jawab.
Konsistensi orang tua menjadi kunci disini. Astaghfirulloh ini yang masih miss dari diriku. Benar kata bu Septi, karena hasil dari proses latihan Kemandirian Anak ini akan terlihat bertahun-tahun berikutnya, orang tua seringkali hopeless dan cenderung menyerah pada kegagalan. So, let's enjoy this process because Allah will appreciate our effort! Kayanya slogan ini harus saya print besar dan tempel di dinding kamar! 😁
Sampai saat ini, dalm sebulan ini, saya masih berkutat dengan dua skill untuk anak sulung (5 th), yaitu mandi sore dan menyiapkan makan sendiri, dan satu skill untuk si bungsu (1,5 th), yakni seputar makan sendiri. Karena khususnya untuk skill makan ini mencakup banyak aspek juga ya.. Tapi mungkin karena inkonsistesi saya juga sih.
Alhamdulillah, syukur yang membuat terharu berada di komunitas ini. Ada Guru yang sangat hebat menginspirasi, selalu bikin saya malu jika tahu perjuangannya dulu yag sendirian, sementara saya sekarang diberi fasilitas IIP ini. Ada para sahabat seperjuangan yang secara langsung dan tidak langsung bahu membahu memotivasi dengan berbagai kisah dan pengalamannya. Fabiayyi alaai rabbikuma tukadzdziban! Nikmat, komunitas ini nikmat, rezeki yang besar!
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Resume Diskusi: Desain Global Sekolah Unggul
Bismillah.. alhamdulillah malam ini bisa bergabung di diskusi online Kelas 100 Guru PAUD berjudul Desain Global Sekolah Unggul. Pematerinya...
-
Tambah lagi aplikasi game bahasa Inggris untuk untuk bahan latihan anak-anak SMP-SMA yang ikut les di rumah. Namanya Ultimate English Spelli...
-
Keingetan saran bu guru agar saya mulai ngajarin kakak Rafifa (6 th) belajar berhitung, maka saya pun cari aplikasi yang bisa mempermudahny...
-
Tantangan 10 Hari Projek Keluarga Kuliah Bunda Sayang IIP Level 3 Fatimah Learns Color Qadarullah, hari ini saya masih diuji sakit dan ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar