Kamis, 16 Maret 2017

REVIEW T10 LEVEL #2 BUNDA SAYANG MELATIH KEMANDIRIAN ANAK

_Review Tantangan 10 Hari Kelas Bunda Sayang #1 Materi #2_

*MELATIH KEMANDIRIAN ANAK*

Bunda, terima kasih sudah menyelesaikan tantangan 10 hari tentang “MELATIH KEMANDIRIAN ANAK”.

Pekan ini kita akan review berbagai pola kemandirian yang telah Bunda lakukan bersama dengan anak-anak di rumah.

 Yang pertama, kami akan mengapresiasi bunda semua  yang sudah komitmen melakukan tantangan 10 hari ini :

🎖 Selamat untuk para Bunda, yang berhasil menyelesaikan tantangan 10 hari ini sampai dengan tanggal 11 Maret 2017, dengan berbagai kondisi, ada yang konsisten setiap hari, lompat-lompat,maupun dirapel dan minta dispensasi.

Bunda berhak  memperoleh badge *YES,  I CAN*💪💪

🎖🎁Bagi  Bunda  yang berhasil menyelesaikan tantangan di game level #2 ini sampai tgl 11 maret 2017 , praktek setiap hari dan baru bisa posting / dikumpulkan portofolionya dengan cara dirapel atau lompat-lompat,

 Bunda berhak mendapatkan tambahan badge

*You’re EXCELLENT*

Alfa Adistia Afandy
Andi Sri Astiana
Anugrah Fadreny Zab
Aprillia Rhamadhany
Arifatul Wahyu
Arrissa Fauzia Rachman
Ayrisni
Azwita Healthy
Betty Arianti
Citra Ray Sanky Augustin
Damayantie Arsan
Defi Sulistyana
Desy Kusuma Dewi
Dina Riandani
Dineu Maulani
Dwi Indah
Dyas Purnamasari
Efi Femiliyah
Eka Susanti
Endah Tri Hastuti
Enny Prima Putri
Ety Wahyuni
Evi Kumala Kusumastuti
Farida Ariyani
Fahrina Misbah
Fatkhiatur Rohmah
Febrin Nur Aisyah
Fiena Rifanty Arifin
Finny Hiraini Noor Azizah
Fitri Purbasari
Fitriana Utami Hatta
Fitriani Sri Winarsih
Friska ike pratama
Gina Hendraswati
Handayani Retno Hapsari
Hardianti Asri
Henny Wilda
Heryuni
Ida Rezeki B Butarbutar
Iis Rahmawati
Ilva Nur Indah Sari
Ingrid Maisaroh
Insania Zakiyah
Intan Dwiningtyastuti
Irma Puspitasari
Irma Suryani lubis
Ismi Fauziah
Ismiaty Fadliha
Izzatul Muafiroh
Karina Nastiya
Kartika
Kartika Rizki Dwijayanti
Kishartati
Lendy Kurnia Reny
Liya Wahyuni
Maharani Purnamasari
Maya O. Rismala
Mekarisma Fatmasari
Milfa Yeni
Mustika Amalia Wardaty
Nesri Baidani
niken Marettika Konrat
Nina Rokayah
Nourma Devita Pratiwi
Novy Novita Pandansari
Nur Hadijah Yunianti
Nur Hayati
Nur'aini
Nurhalita Diny
Prajwalita Cininta Nareswari
Prima Dona Dewi Yanuari
Puspaning Dyah FC
Putri Nur An Nissa
Ratna Palupi
Ratna Zahara
Ria Arianty
Ria Nurfitriani Dewi
Rifa Srihidayati
Rima Melanie Puspitasari
Rini Mardia
Risa Ferina Nita Budiarti
Rizki Senen
Sapta Handayani
Saroh Darojah
Savira Mega Putri
Shanty Irawati
Shofiyah Nashirotul Haq
Sinardi
Siti Aisah
Siti Khoiriyah
Siti Rohmahwati
Sri Prihatiningsih
Sri Wahyuningrum
Sri Wulandari
Srieheny Kania Dewi
Susi Firdausa
Tahiyatur Ratih
Tamia Dian Ayu Faniati
Tri Putri Yuniarti
Trian Sukma Ramdhani
Tsalits Najatul Baroroh
Ummi Haajiroh Mustajab
Uswatun Hasanah
Wahyu Lissetiarani
Wenny Wahyuningrum
Widitra Maulida
Windhy Pratiwi
Wiwik Wulansari
Yessy Liana Putri
Yulianti
Yusrika Syarif
Zaenab Dwi Ujiani
Zuhriyyah Hidayati


🎖🎁🎁 Daaan…inilah Bunda-Bunda yang berhasil konsisten menjalankan tantangan 10 hari secara berturut-turut sampai akhir, baik praktek maupun mempostingnya setiap hari tanpa jeda,

Bunda berhak menyematkan badge

*You’re OUTSTANDING PERFORMANCE*

Fadilla Febrina Hayatussalam
Fitrah Syawaliyah
Putri Kunanti
Shakina Daulika Prusdani
Sindu Atmalia
Tika Rosida Yuliati
Vivi Ermawati

Selamaat, selain dapat bagde tambahan,  tulisan anda juga berhak untuk diikutkan di seleksi tulisan bunda sayang tingkat nasional, daaan satu lagi dapat kesempatan menjadi narasumber untuk share kesuksesan di grup lain.


Sekali lagi KONSISTENSI masih diperlukan di tahap bunda sayang ini, karena Konsistensi adalah sebuah usaha untuk terus menerus melakukan sesuatu sampai  tercapai tujuan akhir.

Sikap/sifat yang gigih dan rajin ini akan menjadikan seseorang yang biasa-biasa menjadi luar biasa.


KEMANDIRIAN erat sekali kaitannya dengan KONSISTENSI, seberapa konsisten kita melatih anak-anak untuk mandiri, akan berpengaruh pada  seberapa besar tingkat keberhasilan kita melatih anak-anak untuk menghadapi kehidupannya kelak tanpa bergantung pada orang lain.


Anak mandiri adalah anak yang mampu berpikir dan berbuat untuk dirinya sendiri.

Seorang anak yang mandiri biasanya aktif, kreatif, berkompeten di bidangnya, tidak tergantung pada orang lain dan tampak spontan. Inilah beberapa  life skill yang perlu dimiliki oleh anak.


Ketika hari ini bunda bersusah payah melatih kemandirian anak-anak kita, maka

*_Jangan pernah menyerah, walau kadang kita merasa lelah_*


Hasilnya akan bunda lihat dalam beberapa tahun mendatang, tidak seketika. Sehingga hal inlah kadang yang menggoda keteguhan kita untuk bersungguh –sungguh mendidik kemandirian anak kita.


Karena kalau kita berhenti melatih kemandirian anak akan muncul perilaku negatif yang dapat menjauhkan anak dari kemandirian di usia selanjutnya.


Gejala-gejala tersebut seperti contoh di bawah ini:
a. *Ketergantungan disiplin kepada kontrol luar, bukan karena kesadarannya sendiri* Perilaku ini akan mengarah kepada perilaku  tidak konsisten.

b. *Sikap tidak peduli terhadap lingkungan sekitarnya, anak mandiri bukanlah anak yang lepas dari keluarganya melainkan anak yang tetap memiliki ikatan batin dengan keluarganya tetapi tidak bergantung pada keluarganya*


c. *Sikap hidup kompromistik tanpa pemahaman dan kompromistik dengan mengorbankan prinsip* Gejala masyarakat sekarang yang meyakini segala sesuatunya dapat diatur adalah bentuk ketidakjujuran berfikir dan bertindak serta kemandirian yang masih rendah.


Kalau melihat gejala-gejala di atas, menyelesaikan tugas kemandirian anak  sekarang, sifatnya menjadi wajib dalam membangun peradaban dunia ini. Karena merekalah nanti yang disebut generasi penerus pembangun peradaban.


Berikut beberapa indikator yang bisa bunda lihat untuk melihat tingkat keberhasilan anak-anak kita secara global.

☘Ciri khas kemandirian anak :
a. *Anak mandiri mempunyai kecenderungan memecahkan masalah daripada berkutat dalam kekhawatiran*

b. *Anak mandiri tidak takut dalam mengambil resiko karena sudah mempertimbangkan hasil sebelum berbuat*

c. *Anak percaya terhadap penilaian sendiri, sehingga tidak sedikit-sedikit bertanya atau minta bantuan*

d. *Anak memiliki  kontrol yang lebih baik terhadap kehidupannya*


Menurut Masrun dkk dalam bukunya jurnal kemandirian anak, membagi kemandirian dalam lima komponen sbb :

a. *MERDEKA*, anak bertindak atas kehendak sendiri, bukan karena orang lain dan tidak bergantung orang lain

b. *PROGRESIF*, berusaha mengejar prestasi, tekun, terencana dalam mewujudkan harapannya.

c. *INISIATIF* , mampu berpikir dan bertindak secara original, kreatif dan penuh inisiatif


d. *TERKENDALI DARI DALAM*,  individu yang mampu mengatasi masalah yang dihadapi, mampu mengendalikan tindakannya serta mampu mempengaruhi lingkungan .

e. *KEMANTAPAN DIRI*, memiliki harga diri dan kepercayaan diri, percaya terhadap kemampuan sendiri, menerima dirinya dan memperoleh kepuasan dari usahanya.


Kemandirian-kemandirian tersebut di atas akan sangat penting kita persiapkan hari ini, karena anak-anak kita nanti akan memasuki pendidikan abad 21, yang memerlukan ketrampilan kemandirian yang  lebih untuk mencapainya.

_Sumber Bacaan :_
_Masrun dkk, Jurnal Kemandirian Anak, diakses melalui www.lib.ug.co.id, pada tanggal 13 Februari 2016_

_Institut Ibu Profesional, Bunda Sayang : Melatih Kemandirian Anak, Gaza Media,2016_

_Trilling dan Fadel, 21st century skills, 2009_

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Resume Diskusi: Desain Global Sekolah Unggul

 Bismillah.. alhamdulillah malam ini bisa bergabung di diskusi online Kelas 100 Guru PAUD berjudul Desain Global Sekolah Unggul. Pematerinya...